Menu Tutup

Cara Menghadapi Konflik di Tempat Kerja

Konflik Di Tempat Bekerja

Konflik di Tempat Kerja adalah sebuah hal yang alami dan pasti terjadi di perusahaan atau organisasi manapun. Konflik bisa terjadi mulai dari tahapan pekerja hingga level manajer tingkat atas.

Dalam taraf tertentu, konflik dalam dunia kerja bisa menjadi sebuah nilai positif untuk meningkatkan sikap kompetitif antar divisi.

Tetapi, dalam jangka panjang konflik internal bisa menjadi salah satu faktor yang dapat mengganggu kinerja perusahaan. Lalu, bagaimana sebaiknya cara menghadapi konflik internal di dalam perusahaan?

Berkomunikasi Secara Sehat

Komunikasi internal yang kurang baik bisa menjadi sebuah faktor pemicu konflik internal. Tidak jarang masalah konflik internal hanya berasal dari komunikasi yang tidak baik antara satu karyawan dengan karyawan lainnya.

Untuk menghindari hal ini sebisa mungkin untuk membangun komunikasi yang sehat dan jelas jika berkaitan dengan pekerjaan.

Buatlah komunikasi tercatat antara kedua belah pihak menggunakan memo atau media lainnya yang bisa diakses oleh kedua belah pihak. Dengan cara ini kedua belah pihak bisa saling mengetahui materi apa saja yang dibahas sehingga mengarah ke bahasan lain yang bisa memperburuk keadaan.

Bekerja Sesuai Tanggung Jawab

Setiap pekerja di perusahaan tentunya memiliki job description dan juga tanggung jawabnya masing-masing.

Job description tersebut disusun agar setiap pekerja mampu berkontribusi ke perusahaan sesuai dengan kemampuan dan keahliannya masing-masing.

Tapi tidak jarang untuk melaksanakan tanggung jawab tersebut kita harus bersinggungan dengan pekerja atau divisi lain di dalam perusahaan.

Tidak jarang singgungan ini menjadi awal drama konflik internal yang panjang dan melelahkan.

Agar tidak terjadi konflik yang berlebihan, usahakan untuk selalu bekerja sesuai porsi dari tanggung jawab masing-masing. Jika ada sebuah pekerjaan yang memang harus bersinggungan dengan divisi lain, pasti kita tidak melanggar wewenang yang kita miliki.

Baca Juga : Jasa Pembuatan Website

Sinergi Manajerial

Sebagai pemangku kebijakan di perusahaan, manajemen tingkat atas juga perlu membuat peraturan untuk mengelola konflik internal.

Manajemen bisa membuat peraturan yang harus dilakukan oleh seluruh pihak yang berkepentingan jika terjadi sebuah konflik.

Peraturan tersebut bisa berupa Memo atau berupa SOP yang mengatur cara penyelesaian konflik berdasarkan kepada wewenangnya masing-masing.

Dengan melakukan hal ini diharapkan konflik bisa diselesaikan oleh seluruh pihak tanpa harus mengorbankan waktu dan juga produktivitas setiap pekerja yang terlibat.

Tiga cara diatas memang tidak sepenuhnya bisa mengatasi konflik internal yang terjadi di perusahaan. Karena setiap bagian di perusahaan tentunya memiliki kepentingan masing-masing.

Oleh karena itu sebagai pekerja hendaknya kita selalu menjaga komunikasi yang baik dengan berbagai pihak.

Artikel Terkait